logo blog
Advertise 728x90

Pilih HD Atau CAPD Bagi Pasien Gagal Ginjal

Pilih HD Atau CAPD Bagi Pasien Gagal Ginjal


Sahabat setia penyakit gagal ginjal merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler, karena termasuk penyakit mematikan di dunia.

Sahabat perlu diketahui, pasien Gagal Ginjal pada umumnya memilih terapi pengganti fungsi ginjal dengan cara Cuci Darah, istilah medisnya Hemodialisis (HD), karena dianggap lebih sederhana, praktis dan murah. Padahal sekarang para pasien di Negara-negara maju banyak yg sudah beralih ke CAPD, bahkan Negara tetangga saja sudah sejak tahun 1980-an mempraktekannya. Singapura, Thailand, Malaysia, Philipina, Cina dll.

Di Negara tersebut para pasien yg baru divonis gagal ginjal kronis/terminal akan langsung dioperasi pasang cateter di perutnya agar bisa melakukan refil (isi ulang) cairan ke dalam perut. Bahkan cairan Dianeal yang merupakan kebutuhan pokok pasien CAPD di Indonesia pun sampai sekarang masih di impor dari Singapura.

Yang membuat CAPD ini lebih unggul daripada cuci darah (HD/hemodialisa) yaitu dapat dilakukan sendiri di rumah atau di tempat kerja. Yang terpenting bila menggunakan CAPD mesti selalu menjaga kebersihan tubuh dan menjaga keteternya tidak terinfeksi.

Infeksi yang lazim terjadi adalah peritonitis (infeksi pada peritoneum).peritoneum sebagai membrane semi permeable yang berfungsi sebagai tempat yang dilewati cairan tubuh yang berlebihan dan solute yang berisi racun yang akan dibuang. Cairan dimasukkan melalui sebuah selang kecil yang menembus dinding perut ke dalam rongga perut.Cairan harus dibiarkan selama waktu tertentu sehingga limbah metabolik dari aliran darah secara perlahan masuk ke dalam cairan tersebut, kemudian cairan dikeluarkan, dibuang, dan diganti dengan cairan yang baru.

Sahabat setia  agar lebih jelas mengetahui perbedaan antara cuci darah (HD) dengan cuci perut (CAPD), silakan Anda perhatikan bagian berikut ini :
HD (Hemo Dialysis) atau Cuci Darah
CAPD (Continues Ambulatory Peritoneum Dialysis) atau Cuci Perut
Fungsi
HD : Menyaring racun darah dan mengeluarkannya bersama cairan tubuh, agar darah menjadi bersih.
CAPD : Menyerap racun darah dan kelebihan cairan pada tubuh pasien dengan system difusi melalui membran peritoneum di dalam perut.

Demikianlah perbedaan antara HD dan CAPD, semoga sahabat selalu dapat menjaga pola hidup sehat sehingga terhindar dari penyakit mematikan ini.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat setia.

Terima Kasih


Share this:

Enter your email address to get update from Tyler Fiber - Berita Kesehatan.

No comments

Terima kasih telah berkunjung, semoga apa yang Anda cari disini akan bermanfaat untuk Anda. Beri opini Anda tentang artikel ini.

Copyright © 2015. Tyler Fiber - Berita Kesehatan - All Rights Reserved
Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger